RAGAM DIALOG PADA REVIEW PAPER PERTEMUAN 5
"Sistem Informasi Permintaan Fasilitas Teknologi
Informasi Berbasis Web"
A). LATAR BELAKANG
Permintaan fasilitas teknologi informasi adalah kegiataan yang rutin dilakukan disetiap perusahaan. Karena dengan tersedianya fasilitas teknologi informasi dapat mendukung kegiatan bisnis yang ada. Permintaan fasilitas teknologi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang ada dalam perusahaan, agar dapat memberikan kinerja yang optimal serta meningkatkan kredibilitas perusahaan saat ini dan masa yang akan datang. Permintaan fasilitas teknologi yang ada di perusahaan saat ini belum terkomputerisasi dan terintegrasi dengan baik. Seiring dengan perkembangan bisnis dan meningkatnya permintaan teknologi informasi yang dilakukan oleh karyawan dan supaya pemakaian fasilitas kantor dapat diawasi dan dikelola dengan baik maka perlu sebuah system informasi permintaan fasilitas teknologi informasi yang terintegrasi berbasis web untuk mendukung kegiatan di perusahaan.
B. Metode
Penelitian
1)
Metode Pengumpulan Data
- Metode interview, Metode yang dilakukan
penulis untuk mendapatkan data dengan cara wawancara atau tanya jawab
secara lisan baik itu kepada stakeholder ataupun kepada pihak-pihak
yang bersangkutan untuk mendapatkan data yang diperlukan.
Pertanyaan–pertanyaan yang diajukan tentunya berkaitan dengan
perumusan masalah yang ada. Diantaranya yaitu
berkaitan bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kualitas fasilitas kantor
dan apa saja kekurangannya. Dari kekurangan inilah peneliti dapat
mencarikan solusi untuk fasilitas yang baru yang sesuai dan memenuhi
kebutuhan kantor.
- Metode Observasi, Metode Observasi adalah
metode yang dilakukan dengan cara melakukan pengamatan dan pencatatan
secara sistematis terhadap objek yang diteliti. Penulis dalam
penelitian melakukan observasi secara langsung mengenai fasilitas apa saja
yang dibutuhkan dikantor
- Metode Study Pustaka, Study pustaka adalah
pengambilan data yang diambil dari sumber tertulis yang bersangkuatan
dangan penelitian yang dilakukan.Tidak semua materi didapat dari buku
sehingga diperlukan materi bacaan yang banyak untuk melengkapi materi
yang belum ada tentang system yang akan dibangun. Dapat dengan
membeli buku yang dianggap mengandung materi yang diperlukan, membaca
diperpustakaan, majalah atau dapat juga melakukan pencarian di
internet.
2)
Metode Analisis
Metode
analisa system yang digunakan oleh penulis yaitu metode SDLC (system
development life cycle), System Development Life Cycle (SDLC) merupakan
pola yang diambil untuk mengembangkan system perangkat lunak. adapun dalam metode
analisis yakni menganilisis tentang kekurangan fasilitas yang ada diperusahaan
dalam memenuhi kebutuhan dikantor.
3) Metode Perancangan
Dalam
metode rancangan ini penulis menggunakan UML (Unified Modelling Language)
Visual Paradigm yang merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD (Object
Oriented Analysis and Design) dengan satu bahasa yang konsisten untuk
menentukan, visualisasi, mengkonstruksi, dan mendokumentasikan artifact
yang terdapat dalam sebuah software. UML merupakan bahasa pemodelan yang
paling sukses dari tiga metode OO (Object Oriented) yang telah ada
sebelumnya, yaitu Booch, OMT, OOSE. UML merupakan kesatuan dari ketiga
metode pemodelan tersebut dan ditambah kemampuan lebih karena mengandung
metode tambahan untuk mengatasi masalah pemodelan yang tidak dapat ditangani ketiga
metode tersebut. Selain itu juga penulis menggunakan bahasa pemrograman
PHP, misal sebagai database, Adobe Photoshop CS6, Xampp,
Sublime Text 3 untuk membuat desain, serta Notepad plus-plus.
4) Metode Testing
Testing
adalah proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi
perbedaan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang di inginkan
(defects/errors/bugs) dan mengevaluasi fitur-fitur dari entitas software.
Metode yang digunakan dalam tahapan testing ini adalah adalah menggunakan
blackbox testing, dimana pengujian perangkat lunak melalui test
fungsionalitas dari aplikasi yang bertentangan dengan struktur
internal atau kerja.
5) Metode
Prototype
Metode
prototype yang digunakan dalam penelitian iniadala metode prototype throw
away karena didalam pendekatan system prototype akan dibuang dan
system finalnya akan dibangun dari awal.
1.
Data yang
telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerimannya.
2.
Suatu
nilai yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Permintaan adalah jumlah benda yang para pembeli bersedia membeli
pada setiap harga tertentu, pasar tertentu dan waktu tertentu (Winardi: 2012).
Sedangkan menurut Maskur Wiratmo (2010) permintaan adalah daftar atau kurva
yang menghubungkan berbagai jumlah yang akan dibeli disetiap waktu yang
ditentukan pada harga-harga alternatif (cateris paribus).
Menurut Darmanto (2015), internet adalah suatu jaringan yang
menghubungkan komputer-komputer di dunia tanpa ada batasan wilayah atau jarak
dengan menggunakan standar Internet
Protocol Suite (TCP/IP)saat proses tukar menukar data.
Berikut ini Class Diagram dari sistem yang dirancang untuk permintaan fasilitas teknologi informasi :
Gambar 1. Class Diagram
Untuk Activity Diagram dalam sistem permintaan fasilitas teknologi
informasi ini sebagai berikut :
Gambar 2. Activity Diagram
Selain Use Case, Class dan Activity Diagram maka dibuat juga
Sequence Diagram supaya terlihat interaksi objek pada sistem ini yang
digambarkan sebagai berikut :
Gambar 3. Sequence Diagram
Setelah dibuat Unified Modeling Language (UML), maka
untuk implementasi dari sistem permintaan fasilitas teknologi informasi ini,
antara lain :
Gambar 4. Menu Utama
Dalam gambar 5 diatas merupakan menu utama ketika user menggunakan sistem permintaan fasilitas teknologi informasi. Didalam menu utama tersebut user bisa memilih menu sesuai dengan kebutuhan. Menu-menu tersebut antara lain adalah : Home, Ubah Data Pegawai, Produk, Permintaan Fasilitas, Daftar Permintaan dan Hubungi Kami.
Gambar 5. Menu Halaman Produk Fasiitas TI
Dalam menu permintaan fasilitas
ini pegawai melakukan permintaan fasilitas produk teknologi informasi yang
dibutuhkan oleh divisi dimana pegawai tersebut bekerja.
Pada gambar 8 merupakan login dari administrator yang menangani
web ini.
Gambar 8. Menu Adminitrator
Dalam menu ini administrator bisa melakukan beberapa hal terhadap
operasional web ini antara lain : Add Admin, Add List, Permintaan Fasilitas,
Laporan, dan lain-lain.
Komentar
Posting Komentar